You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sandi Resmikan Outlet Mini DC di Pasar Pelita
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Sandi Resmikan Outlet Mini DC di Pasar Pelita

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, meresmikan mini distribution centre (mini DC) di Pasar Pelita, Kelurahan Sungai Bambu, Tanjung Priok, Rabu (3/5). Mini DC ini merupakan outlet keenam yang resmi dioperasionalkan oleh PD Pasar Jaya.

Ini bentuk keberpihakan kami dengan Pasar Jaya menghadirkan harga terjangkau,

"Ini bentuk keberpihakan kami dengan Pasar Jaya menghadirkan harga terjangkau, khususnya saat memasuki Ramadan," kata Sandi. 

Mini DC di Pasar Slipi Kemanggisan Diresmikan

Sandi menyatakan, kehadiran Mini DC tidak akan mematikan usaha pedagang kecil. Sebab, konsumen Mini DC hanya untuk pemegang kartu pedagang Pasar Jaya dan KJP.

"Harga di sini sama dengan Jakgrosir. Jadi hadirnya Mini DC menghadirkan solusi pada masyarakat luas dan pedagang," tegasnya.

Sementara Direktur Utama PD Pasar Jaya, Arief Nasrudin menjelaskan, rencananya di setiap pasar akan dibangun Mini DC yang menjual 9 kebutuhan bahan pokok dengan harga sama persis seperti di Pasar Induk Kramat Jati. 

"Sampai hari ini sudah ada enam Mini DC yang kita buka, yakni di Kramat Jati, Slipi, Grogol, Pelita, SS Klender, Tebet Timur, Walang Baru," bebernya.

Arief mengungkapkan, dalam waktu dekat pihaknya akan resmikan Mini DC ketujuh di Klender. 

"Pada 2019 kita targetkan semua pasar memiliki Mini DC," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1189 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1174 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye960 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye944 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye854 personBudhi Firmansyah Surapati